Selamat datang di Blog saya yang sederhana ini..Semoga Bermanfaat..

blackvoda’s blogs

indonesia hijau sejati

BLACKVODA’s blogs.

indonesia hijau sejati

BLACKVODA’s blogs.

indonesia hijau sejati

BLACKVODA’s blogs.

indonesia hijau sejati

BLACKVODA’s blogs.

indonesia hijau sejati

BLACKVODA’s blogs.

Showing posts with label FLORA HOBBY. Show all posts
Showing posts with label FLORA HOBBY. Show all posts

Friday, August 12, 2016

MENANAM TANAMAN BUAH SRIKAYA

MENANAM TANAMAN BUAH SRIKAYA

Tanaman buah srikaya memiliki nama ilmiah Annona squamosa. Tanaman buah srikaya bisa kita tanam di kebun, pekarangan rumah ataupun di dalam sebuah pot. Dengan ketelatenan dan perlakuan khusus, tanaman srikaya pada umur 1,5 tahun sudah dapat berbuah, walaupun asalnya kita menanam tanaman tersebut dari biji. Tanaman buah umumnya bisa dipercepat berbuahnya dengan jalan dipelihara secara intensif. Tanaman buah srikaya kalau ditanam secara tradisional, biasanya akan berbuah pada umur sekitar kurang lebih 3 tahun. Tetapi dengan perawatan intensif, di dalam pot yang dipupuk berat, ia akan berbuah pada umur 1,5 tahun, meskipun buahnya tidak sebesar buah srikaya yang ditanam di kebun. Untuk tahun-tahun pertama, buahnya tentu saja belum begitu lebat. Bunga yang berhasil menjadi buah hanya belasan tangkai. Tanaman buah srikaya dalam pot memiliki ukuran tubuh pendek kurang lebihnya sekitar hanya 75 cm, sehingga cukup menyenangkan kalau sudah mulai berbuah. Berikut cara menanamnya di dalam pot, jika kita ingin mencobanya.


 
Sebagai persiapannya kita memerlukan pot yang harus dapat diisi dengan media tanam sebanyak 15 kg. Media tanam tersebut dibuat dengan mencampurkan tanah dan humus, dengan perbandingan 2 bagian tanah dan 1 bagian humus. Media tanam yang sudah dibuat tersebut kita masukkan ke dalam pot, sampai bagian atasnya mencapai sekitar kurang lebih 5 cm dari bibit pot. Kemudian bibit srikaya yang sudah terpilih langsung kita tanam. Bersamaan dengan penanaman tersebut, di sekeliling biji kita taburkan pupuk majemuk NPK (15-15-15) sebanyak 15 gr. Tanaman buah srikaya dalam pot kemudian kita siram secara teratur. Sekitar kurang lebih 1,5 bulan kemudian, bibit yang bertunas dari biji itu pasti sudah tumbuh setinggi kira-kira 25 cm. Untuk selanjutnya kita tinggal merawat dan memupuk tanaman buah srikaya tersebut dengan tekun dan penuh perhatian.


 
Dalam satu tahun, tanaman buah srikaya dalam pot kita beri 3 kali pupuk NPK yang sama komposisi unsur N-P-K-nya. Dosisnya semakin lama semakin meningkat. Pemupukan pada saat tanaman berumur empat bulan, sebanyak 50 gr. Kemudian empat bulan lagi kita beri 75 gr, dan empat bulan ketiganya 100 gr. Pemupukan berikutnya atau di tahun yang kedua, kita ganti pemupukan menggunakan pupuk NPK yang kandungan unsur P dan K-nya lebih tinggi daripada N.

Selain pupuk NPK sebagai pupuk akar, tanaman buah srikaya juga kita beri pupuk daun lengkap, sebanyak 2 kali dalam satu bulan. Tanaman buah srikaya dalam pot pada umur satu bulan sampai satu tahun kita semprot larutan pupuk daun yang banyak mengandung unsur N, misalnya Gandasil D atau Bayfolan. Untuk selanjutnya kita ganti menggunakan pupuk daun yang banyak mengandung unsur P dan K, seperti Gandasil B atau semacamnya.


 
Pemupukan dengan pupuk daun jangan melebihi dosis yang dianjurkan. Pemberian pupuk yang melebihi takaran ataupun yang terlalu dekat dengan batang, akan mengakibatkan semua bunga dan daunnya gugur. Hal lainnya yang perlu kita perhatikan adalah ketersediaan air dalam pot, terutama pada musim kemarau. Alangkah baiknya agar tanaman buah srikaya dalam pot tetap sehat, untuk waktu penyiramannya kita lakukan satu atau dua hari sekali supaya hasilnya nanti tidak mengecewakan. Selamat berkebun kawan, semoga bermanfaat. 

Share:

Thursday, August 11, 2016

TANAMAN UNTUK PENGHIAS KOLAM

TANAMAN UNTUK PENGHIAS KOLAM

Tanaman penghias kolam dibedakan menjadi dua kelompok jenis tanaman yaitu tanaman kolam dan tanaman sisi kolam. Untuk tanaman kolam bisa di artikan sebagai semua jenis tanaman yang biasa tumbuh di air, tanaman ini bisa ditanam di bagian tengah kolam ataupun dibagian pinggir kolam. Sedangkan untuk tanaman sisi kolam bisa diartikan sebagai semua jenis-jenis tanaman pengisi taman yang tahan air karena tanaman ini akan ditanam di bagian sisi kolam.



Tanaman kolam sendiri dibedakan atas beberapa jenis, yaitu aneka jenis water lilies atau disebut teratai, deep water plants atau disebut tanaman kolam dalam, marginal plants atau tanaman kolam dangkal, oxygenating plants atau tanaman dalam air, dan floating plants disebut juga tanaman apung. Untuk tanaman dalam air sepenuhnya tumbuh di bawah permukaan air. Sebagai tanaman kolam, tanaman ini bermanfaat dalam menjaga kejernihan air dan menyediakan cukup oksigen bagi kehidupan dalam air. Ada beberapa macam tanaman yang bisa kita pilih, seperti wewehan, daun seribu, lili Jepang, lukut cai, atau rumput ikan.



Berbagai macam tanaman teratai sebenarnya tergolong tanaman kolam dalam juga, akan tetapi karena jenisnya sangatlah banyak maka tanaman teratai ini ditempatkan dalam golongan tersendiri. Tanaman teratai banyak sekali macamnya, antara lain, teratai biru-lembayung, teratai putih, teratai merah, teratai kuning, dan teratai merah jambu. Tanaman kolam dalam dan tanaman kolam dangkal hanya dibedakan karena panjang tangkai daun dan perawakannya saja yang berbeda. Jenis yang pertama dapat hidup di perairan dalam, sedangkan jenis yang kedua biasanya hanya dimanfaatkan sebagai tanaman pinggiran kolam. Beberapa macam tanaman kolam dalam antara lain adalah lembang, gali-gali, dan rumput kertas. Tanaman kolam dangkal yang biasanya bisa kita pilih antara lain bakung air, daun panah raksasa, daun tombak, keladi air, lili nil, patat cai dan sejora.



Untuk saat ini banyak sekali pedagang tanaman hias pinggir jalan yang menjual jenis tanaman apung untuk penghias kolam. Beberapa macam jenis yang paling dikenal adalah aneka macam jenis tanaman eceng, seperti eceng gondok, eceng kebo, dan eceng leutik, serta jenis kapu-kapu, dan mata lele. Jenis tanaman apung cukup kita tebarkan saja di atas permukaan kolam, maka tanaman ini pun akan segera berkembang sendiri. Untuk mengembangkan jenis tanaman kolam yang lain, kita harus melakukan persiapan khusus agar pertumbuhannya cukup bagus.



Tempat menanamnya kita pilih berupa keranjang plastik jangan memakai keranjang bambu karena akan cepat lapuk, lalu permukaan dalamnya dilapisi ijuk atau bisa juga diganti dengan dua lembar kasa plastik. Sedangkan untuk media tanamnya cukup kita gunakan tanah kebun, pasir, dan lumpur dasar berbanding 3 : 2 : 1. Kalau kita melakukannya dengan tekun dan penuh perhatian, pastinya dalam waktu tak lebih dari satu bulan tanaman itu akan mulai tumbuh segar dan menghijau. Saat itulah ikan-ikan hias pilihan kita bisa mulai kita lepas bebas di kolam taman.

Share:

Friday, August 5, 2016

TANAMAN TILLANDSIA (TANAMAN JANGGUT DEWA)

TANAMAN TILLANDSIA (TANAMAN JANGGUT DEWA)

Tanaman Tillandsia atau dikenal juga dengan nama tanaman janggut dewa merupakan jenis tanaman yang unik. Selain bentuknya yang aneh, tanaman ini tidak perlu banyak disiram untuk pertumbuhannya. Tanaman Tillandsia merupakan jenis tanaman yang bisa hidup menempel pada benda organik maupun non-organik seperti cabang-cabang pepohonan dan benda-benda lainnya. Tanaman yang termasuk ke dalam famili Bromelia ini juga memiliki sebutan air plant atau tanaman udara, karena tanaman Tillandsia dapat mengambil uap air yang ada di udara. Tanaman Tillandsia juga terbilang tanaman yang istimewa, karena kelangkaannya dan harganya yang cukup mahal. Apabila dilihat dari bentuknya, tanaman ini menyerupai tanaman buah nanas, hanya saja mempunyai ukuran lebih kecil.

 

Habitat asli tanaman Tillandsia merupakan jenis tanaman yang dapat tumbuh dengan cara menempel di tanaman lainnya (tumbuhan epifit), semisal pada pakis atau kayu. Spesies Tillandsia ini tersebar hingga mencapai kurang lebih 500-an jenis. Jenis Tillandsia yang mudah kita temui diantaranya jenis Tillandsia Butzul, Tillandsia ionantha selecta, Tillandisa stricta, Tillandsia straminea stem type, Tillandisa bulbosa, Tillandsia aeranthos, atau Tillandisa araujeil hybrid orient. Tanaman Tillandisa ini dikenal sebagai tanaman janggut dewa, karena terdapat spesies Tillandsia yang memiliki daun yang berbentuk menyerupai janggut para dewa. 

 

Tanaman Tillandsia memiliki daun yang sangat unik, berlapis – lapis seperti nanas dan bergerombol. Banyak orang lebih memilih tanaman Tillandsia sebagai hiasan untuk teras rumah maupun taman, karena dalam perawatannya tanaman ini terbilang cukup mudah. Bahkan Tillandsia ini dapat hidup meski di diamkan tanpa dirawat sekalipun, justru tanaman Tillandsia akan mati apabila terlalu sering disiram. Dan uniknya apabila tanaman pokoknya mati, anakan dari Tillandsia ini akan tetap tumbuh.

Tanaman Tillandsia bisa kita letakkan di dalam atau di luar rumah apabila cuaca dalam keadaan baik. Selain itu, tanaman Tillandsia juga dapat tumbuh dengan baik pada suhu 10 derajat celcius hingga 30 derajat celcius. Untuk waktu penyiraman tanaman ini dilakukan kalau bisa sepagi mungkin. Hal ini disebabkan karena Airplant menyerap monoide carbon yang ada di udara bukan pada saat siang hari melainkan pada malam hari. Setelah penyiraman, sebaiknya usahakan tanaman Tillandisa ini dapat segera kering. Pengeringan cukup dilakukan dengan cara mengangin-anginkan saja. Apabila tanaman Tillandsia dalam keadaan basah, maka akan menyebabkan tanaman menjadi busuk dan mati. 

 

Agar pertumbuhannya baik, sebaiknya tanaman Tillandsia ini disimpan atau diletakkan di tempat yang terang dengan sirkulasi udara yang baik. Karena tanaman ini merupakan tanaman yang menyerap air dari udara, sehingga perlu diperhatikan sirkulasi udara dengan kelembaban udaranya dan tentunya terkena sinar matahari..

Share:

Thursday, August 4, 2016

BUNGA GAILLARDIA (BUNGA PADANG RUMPUT)

BUNGA GAILLARDIA (BUNGA PADANG RUMPUT)

Tanaman Bunga Gaillardia merupakan tanaman bunga yang habitat aslinya berasal dari daerah Amerika bagian barat, Tanaman bunga Gaillardia ini mudah tumbuh dan berkembang tanpa perawatan khusus. Tanaman yang memiliki bunga cantik ini biasa disebut juga bunga padang rumput atau prairie flower, dikarenakan habitat aslinya memang berasal dari daerah yang terbuka dengan lingkungan daerah yang berumput. Keistimewaan lain dari tanaman bunga Gaillardia ini adalah dapat bertahan terhadap cuaca panas dan tanah yang kering. Hal ini menjadikannya sebagai tanaman bunga potong yang paling dapat diandalkan sepanjang musim panas.



Tanaman Bunga Gaillardia termasuk jenis tanaman semak, tingginya berkisar tidak lebih dari 30 cm, untuk Jenis bunga Gaillardia terdiri dari 28 spesies, sebagian besar bertipe semusim, dan sisanya tahunan. Jenis bunga Gaillardia aristata adalah satu-satunya tipe yang berasal dari Amerika Utara Bagian Barat. Daunnya berbentuk pinate dan memiliki bulu-bulu halus di permukaannya. Bentuk batang bunganya tinggi dan langsing, terkecuali untuk varietas Goblin yang merupakan varietas mini. Kebanyakan Varietas goblin digunakan sebagai pagar taman.



Untuk jenis atau varietas yang bertangkai bunga panjang, biasanya membutuhkan tiang atau penyangga untuk menjaga tangkai tanaman tetap tegak. Beberapa varietas yang terkenal adalah red plume, Yellow Sun, Goblin, dan Yellow Queen. Budidaya tanaman Bunga Gaillardia dapat dilakukan dengan menanam bijinya. Suhu yang cocok bagi pertumbuhan bunga Gaillardia ini Berkisar antara 19 – 22 ˚C.



Dalam pertumbuhannya tanaman bunga Gaillardia membutuhkan tanah yang berdrainase baik, penanaman pada tanah berlempung sebaiknya kita hindari. Tanaman bunga Gaillardia ini juga membutuhkan sinar matahari penuh agar bunganya tumbuh optimal. Tahap pertama pembudidayaan tanaman bunga Gaillardia dimulai pada penaburan biji di media humus pakis. kemudian setelah biji sudah mulai berkecambah, kita bisa pindahkan ke dalam polibag berukuran 10 cm yang berisi humus. Bibit bunga Gaillardia ini kita pelihara selama kurang lebih 1 bulan di dalam polibag.



Sebelum kita pindahkan ke polibag berisi media tanah, sekam, dan bambu dengan perbandingan 1 : 1 : 1. Kurang lebih sekitar satu bulan kemudian bibit sudah dapat kita tanam di kebun. Pemupukan tanaman menggunakan NPK cair. Pemupukan dilakukan 2 minggu sekali mulai pada masa pembenihan sampai dengan pembungaan. Kurang lebih setelah satu bulan kita lakukan penanaman di kebun, Tanaman Bunga Gaillardia akan mulai berbunga.

Share:

Friday, March 18, 2016

TANAMAN HIAS KANTONG SEMAR

TANAMAN HIAS KANTONG SEMAR



Tanaman kantong semar, jika kita sekilas melihat atau mendengar tentang tanaman ini mungkin yang ada di benak kita adalah jenis tanaman yang menakutkan, karena tanaman kantong semar ini adalah jenis tanaman karnivora yang banyak memangsa serangga. Namun, jika kita bisa melihat dari sisi lain sebenarnya tanaman ini memiliki banyak sekali manfaat bagi kita semua. Salah satu manfaatnya adalah tanaman ini bisa dijadikan sebagai salah satu tanaman hias, oleh sebab itu tidak heran jika banyak orang yang menyebutnya sebagai salah satu jenis bunga, para penghobies bunga lebih tepatnya mengenalnya dengan nama bunga kantong semar.



Tanaman ini memiliki bentuk yang unik, karena memiliki kantong yang menyerupai kantong milik semar di pewayangan. Oleh sebab itu tanaman atau bunga ini diberi nama kantong semar. Dengan keunikannya tersebut membuat banyak penghobies bunga menjadikannya sebagai salah satu tanaman hias. Tanaman atau bunga kantong semar ini termasuk dalam jenis genus nepenthes. Dalam bahasa inggris kantong semar ini di sebut dengan nama tropical pitcher plant. Genus yang satu ini adalah termasuk dalam jenis tanaman karnivora, yaitu jenis tanaman pemakan serangga yang banyak hidup di daerah yang memiliki iklim tropis seperti di daerah Indonesia, Malaysia, Kaledonia Baru, India, Madagaskar, China bagian selatan, Filipina, Sri Lanka, dan di negara Australia. Di Negara Indonesia, habitat spesies tumbuhan kantong semar yang paling banyak adalah di daerah Kalimantan dan juga daerah Sumatra.



Tanaman atau bunga kantong semar ini adalah salah satu jenis tanaman atau bunga yang paling banyak spesiesnya. Tanaman kantong semar ini memiliki ciri yang sangat khusus. Tahukah kita, jika setiap tanaman yang hidup itu memiliki ciri-ciri yang berbeda beda antara tanaman yang satu dengan yang lainnya. Dengan perbedaan ciri ini, sangat berguna untuk memudahkan kita dalam membedakan jenis tanaman yang satu dengan yang lainnya.



Kantong dalam tanaman kantong semar ini memiliki fungsi yang sangat penting dalam kelangsungan hidupnya. Karena kantong tersebutlah yang digunakan untuk menangkap mangsa atau menangkap serangga-serangga kecil yang ada di sekitarnya untuk dimakan dan untuk menjaga kelangsungan hidupnya. Seperti yang sudah kita ketahui bersama bahwa tanaman kantong semar adalah tanaman karnivora atau tanaman pemakan serangga, tetapi satu hal yang harus kita ketahui, meskipun tanaman ini merupakan jenis tanaman karnivora tetapi jenis tanaman ini dapat kita jadikan sebagai tanaman bunga hias yang cantik. Kita dapat memeliharanya sebagai tanaman bunga hias di rumah kita.

Share:

TANAMAN HIAS BUNGA LAVENDER

TANAMAN HIAS BUNGA LAVENDER 
 

 
Tanaman Lavender atau disebut juga Lavandula angustifolia, merupakan tanaman dengan habitat asli dari wilayah Afrika Utara, Mediterania hingga daerah Perancis Selatan. Tanaman lavender ini sudah sangat dikenal memiliki aroma bunga yang harum, dimana banyak digunakan sebagai essence parfum dan pengusir nyamuk, minyaknya dapat digunakan untuk terapi relaksasi dan pijat urut, serta digunakan sebagai bumbu masak. Tanaman Lavender sebenarnya dapat tumbuh di Indonesia karena beberapa varian tanaman ini cocok hidup di iklim tropis. Namun tetap saja memerlukan suatu penanganan khusus agar tanaman lavender ini bisa tumbuh berkembang hingga menjadi dewasa. Habitat tanaman lavender ini hidup di ketinggian 600 – 1300 m di atas permukaan laut. Tanaman lavender ini suka sekali dengan kondisi dingin namun kering.



Kebanyakan beberapa masalah atau tantangan bagi para penghobies tanaman hias adalah bagaimana cara menyemai tanaman lavender ini. Kemudian kalau sudah bisa tumbuh, tantangan berikutnya adalah melawan kelembaban iklim tropis yang tidak disukai tanaman lavender. Yang terakhir adalah tantangan bagaimana membuat tanaman lavender tersebut berbunga.

Langkah pertama kita adalah penyemaian biji tanaman lavender. Untuk beberapa varian Lavender, langkah pertama yang perlu kita lakukan adalah cold stratification terlebih dahulu selama 4 – 6 minggu, namun beberapa varian lainnya bisa langsung disemai saja bijinya di atas media. Berdasarkan pengalaman para penghobies, yang paling mudah adalah dengan mencampurkan perlite – vermiculite 1 : 1 untuk penyemaian. Biji tanaman lavender akan berkecambah sekitar 2 sampai 4 minggu kemudian menjadi seedling.



Untuk langkah selanjutnya adalah menjaga agar tanaman lavender tersebut tumbuh hingga muncul 4 daun. Meskipun lebih baik disemai di tempat yang teduh, perlu diperhatikan agar seedling tersebut tumbuh normal. Tanaman lavender ini mudah mengalami etiolasi apabila disemai di tempat yang teduh, namun beresiko apabila ditempatkan di tempat yang terlalu banyak kena paparan sinar matahari. Ketika terlihat gejala etiolasi, tanaman lavender harus segera kita pindahkan ke tempat yang lebih terang. 


 
Apabila tanaman lavender sudah muncul 4 daun, sebaiknya segera kita pindahkan ke pot individu. Dari pengalaman-pengalaman para penghobies bunga, pot individu yang dimaksud adalah pot dengan media tanam yang porous karena tanaman ini tidak suka media tanam yang lembab ketika beranjak dewasa. Media tanam yang dimaksud, adalah media tanam seperti yang digunakan untuk tanaman kaktus atau tanaman sukulen. Setelah tumbuh dewasa tanaman lavender akan berbunga, bunganya yang indah dan aroma bunganya yang harum merupakan ciri khas tersendiri dari tanaman lavender ini. Dengan ciri khasnya tersebut, membuat banyak para penghobies bunga menyukai dan tertarik untuk menjadikan tanaman lavender ini sebagai tanaman hias di luar ataupun di dalam rumahnya. 

Share:

Wednesday, March 2, 2016

MAGNOLIA GRANDIFLORA

MAGNOLIA GRANDIFLORA

Bunga ini memiliki aroma wangi yang tercium saat malam menjelang. Saat mekar diameter bunganya bisa lebih dari 15 cm. Bunga magnolia grandiflora ini termasuk bunga favorit para kolektor. Menurut historisnya pernah diketemukan fosil yang diidentifikasi kuat sebagai fosil magnolia. Dengan bukti fosil tersebut menunjukan bahwa magnolia merupakan tumbuhan purba yang sudah ada sejak jutaan tahun yang lalu. Keluarga Magnoliaceae ini tercatat ada 210 species dan hibridanya terus berkembang sampai sekarang. Magnolia Grandiflora tumbuh sebagai pohon besar yang tinggi batangnya bisa diatas 15 meter. Di kembangbiakkan dengan cara cangkok dan juga biji. Magnolia Grandiflora tumbuh di kawasan yang sejuk. Sebagaimana lokasi bunga ini yang di ketemukan di ketinggian 1.280 mdpl.



Bunga magnolia sejenis dengan bunga cempaka. Bunga ini biasanya digunakan dalam upacara keagaman seperti upacara pernikahan dan sebagai bunga penabur pada upacara kematian. Bunga magnolia putih melambangkan kemurnian, sedangkan bunga magnolia merah muda melambangkan suka cita, untuk warna bunga magnolia hijau melambangkan kesehatan dan keberuntungan dan yang berwarna ungu melambangkan tercapainya keiginan.



Bunga magnolia dalam ritual mempunyai makna, yang diartikan selalu ingat dimanapun berada atau tetap mempunyai hubungan yang erat walaupun alamnya sudah berbeda. Filosofi inilah yang menjadikan kebanggaan bagi masyarakat adat Jawa. Magnolia yang berukuran sedang, baik pohon dan bentuk bunganya dari kejauhan mirip pohon sakura. Tanaman bunga magnolia sangat cocok untuk menghiasi taman atau pekarangan rumah, kita dapat menanamnya pada pot dan meletakkannya di teras rumah. Kita juga harus menyiram tanaman ini secara teratur untuk pertumbuhan terbaiknya. Bunga magnolia ini tumbuh dengan lambat dan memiliki daun yang tidak mudah rontok.

Share:

BUNGA PETUNIA YANG MEMPESONA


BUNGA PETUNIA YANG MEMPESONA

Petunia merupakan jenis bunga semusim, jadi petunia hanya tumbuh dan berbunga satu musim saja, dan selanjutnya dia akan mati dan di ganti tanaman baru. Petunia termasuk keluarga Solanceae (terong-terongan), tanaman ini sangat popular sebagai jenis tanaman bunga yang di tanam di pot. Bunga petunia dalam pot hanya bertahan satu hari, dia kemudian akan layu. Esok harinya akan mekar kuncup bunga baru. Kejadian seperti ini akan terus berulang.



Jika kita menginginkan untuk memperbanyak kuncup bunga, pemetikan pucuk tanaman perlu kita lakukan. Tujuannya yaitu untuk pematahan dominasi pertumbuhan tanaman ke atas. Jika pucuk tanaman kita petik maka akan tumbuh 2 cabang baru ke samping. Begitu pula dengan apabila kita petik ujungnya lagi, maka bakal tumbuh cabang baru lagi hingga membentuk rumpun yang rimbun. Dengan cara itulah petunia berbentuk bundar bisa kita buat.

Tanaman bunga petunia banyak digunakan sebagai tanaman hamparan atau bisa disebut juga semacam ground cover yang bisa dibentuk bermacam-macam. Keberagaman warna dan jenis bunga inilah yang memberikan kekuatan pada tanaman hamparan. Ada yang membentuk seperti huruf, geometris, macam warna dan beragam bentuk lain penghias taman. Tanaman hamparan sendiri digunakan untuk model dengan lahan yang luas. Petunia bila hanya berdiri sendiri di lahan yang luas biasanya kurang terlihat bagus. Supaya mendapatkan efek yang bagus, petunia kerap kali di gandengkan dengan tanaman semusim lainnya. Seperti ragam salvia, maringoid, tapak dara dan juga begonia.



Para penghobi flora saat ini banyak yang menambahkan tanaman petunia di tamannya, mereka membeli petunia yang sudah berbunga, kemudian menggantungnya di taman ataupun di area teras rumah. Bentuknya yang membulat dan dipenuhi oleh bunga aneka warna, di pastikan bakal mempesona mata yang melihatnya. Kelopak bunga petunia yang tumbuh merekah, terlihat cantik berkat warna keunguan pada seluruh bagiannya. Saking bergerombolnya, keberadaan daun hijau yang ada di dekatnya seolah olah hilang. Untaian-untaian bunga yang bergerombol, menghasilkan pandangan yang bisa dinikmati dari berbagai sisinya. Bahkan ketika kita melihatnya dari bawah, tanaman bunga petunia tetap terlihat kecantikannya.

Sebelum menanam petunia, perlu kita ketahui terlebih dahulu syarat-syarat tumbuhnya. Tanaman petunia berbunga bagus di tempat yang berhawa sejuk. Untuk di Indonesia, ketinggian ideal untuk menanam bunga petunia adalah di atas 500 mdpl. Di bawah ketinggian tersebut, tanaman juga bisa tumbuh dan berbunga akan tetapi kemungkinan bunganya tidak sebanyak bila di tanam di kawasan sejuk. Apabila di tanam di dataran rendah seperti kota Jakarta atau Surabaya, intensitas cahaya yang didapatkan terlalu terik. Hal inilah yang menyebabkan tanaman petunia cepat layu.

Bila kita menginginkan menanamnya menggunakan biji, benih tanaman petunia biasanya sudah tersedia dalam kemasan yang bisa kita dapatkan di took pertanian atau supermarket yang menjual perlengkapan tanaman. Di bungkusnya tertera warna yang diinginkan, seperti biru, putih, ungu, pink ataupun merah. Atau kita juga bisa membeli yang campuran warna, satu bungkus terdiri dari beragam warna. Jangan lupa juga untuk memeriksa tanggal kadaluwarsanya. Sebab apabila sudah melewati masa kadaluwarsa, banyak benih benih yang sudah mati.

Setelah kita mendapatkan benih tersebut, taburkan benih tersebut pada media tanam. Bisa dengan kita semai dulu benih tersebut ataupun langsung kita tanam di media tanam (pot) . Media tanam yang digunakan pun beragam, tergantung ketersediaan kita. Bisa menggunakan sekam bakar dan kompos, bisa juga dengan kokopit dan kompos. Sekitar seminggu biasanya benih sudah mulai berkecambah. Umur 2-3 minggu benih sudah siap di pindahkan di tempat yang kita kehendaki. Saat berumur 2 bulan, pucuk batang bisa kita pangkas agar membentuk bulat dengan cabang yang banyak. Umur 3 bulan tanaman bunga petunia kita sudah mulai berbunga.

Share:
Gambar dan Data saya dapatkan dari berbagai Sumber. Mohon koreksi bila ada kesalahan. Atas kunjungannya saya ucapkan Terima kasih.

blackvoda

My photo
You can send email and visit me in blackvoda@gmail.com, itats02@yahoo.com or http://indonesiahijausejati.blogspot.co.id Thank you.

Blogger templates

Categories

Blog Archive